PERKATAAN YANG MENGUBAHKAN
Seorang anak cacat yang
kesehariannya hanya duduk di kursi roda dan berjalan-jalan di sekitar komplek
rumahnya ternyata bisa membawa perubahan besar bagi warga di sana. Ketika
seorang polisi yang dipecat karena difitnah oleh mitranya sendiri bertemu
dengan anak cacat ini, ia berkata: “Pak, wajah Anda jauh lebih berseri sejak
tidak memakai seragam. Itu karena berhasil menjadi tukang kebun yang baik
hati.”
Yah mantan polisi itu akhirnya
menjadi tukang kebun di komplek perumahan itu. Dan perkataan itu memotivasi
mantan polisi itu untuk menjalani hidupnya dengan penuh sukacita. Anak cacat
ini pula membuat seorang janda yang ditinggal selingkuh oleh suaminya, batal
bunuh diri hanya karena perkataan anak cacat itu, “Nyonya Steel, saya senang
melihat anak-anak Anda. Mereka sangat baik seperti ibunya. Anda sangat
beruntung memiliki mereka.”
Guys, anak cacat ini baru berusia
12 tahun, namun namanya telah menjadi kesaksian bagi banyak orang yang berada
di komplek perumahan dimana ia tinggal. Perkataannya sangat sederhana dan ia
sama sekali tidak pernah tahu masalah apa yang sedang dihadapi oleh orang-orang
di sekitarnya. Namun, perkataannya sangat memberkati, membuka mata dan pikiran
banyak orang dan memotivasi mereka yang sudah putus asa.
Guys, untuk menjadi berkat
melalui perkataan, kita tidak usah mengetahui masalah orang lain terlebih
dahulu baru memberikan kata-kata nasihat atau yang memotivasi. Senyuman kita,
sapaan kita dan pujian tulus kita bisa mengubah orang-orang yang ada di sekitar
kita. Perkataan sederhana yang bermutu dan sikap yang menjadi contoh mampu
mengubah semua kesedihan dan keputusasaan menjadi sukacita dan pengharapan.
“… Jadilah teladan bagi
orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu ….” (1 Timotius
4:12).
Doa: Bapa, pakai aku melalui perkataan dan perbuatanku agar aku bisa
menjadi berkat buat sesamaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar