Jumat, 29 Mei 2015

Perkataan Yang Mengubahkan



PERKATAAN YANG MENGUBAHKAN
Seorang anak cacat yang kesehariannya hanya duduk di kursi roda dan berjalan-jalan di sekitar komplek rumahnya ternyata bisa membawa perubahan besar bagi warga di sana. Ketika seorang polisi yang dipecat karena difitnah oleh mitranya sendiri bertemu dengan anak cacat ini, ia berkata: “Pak, wajah Anda jauh lebih berseri sejak tidak memakai seragam. Itu karena berhasil menjadi tukang kebun yang baik hati.”
Yah mantan polisi itu akhirnya menjadi tukang kebun di komplek perumahan itu. Dan perkataan itu memotivasi mantan polisi itu untuk menjalani hidupnya dengan penuh sukacita. Anak cacat ini pula membuat seorang janda yang ditinggal selingkuh oleh suaminya, batal bunuh diri hanya karena perkataan anak cacat itu, “Nyonya Steel, saya senang melihat anak-anak Anda. Mereka sangat baik seperti ibunya. Anda sangat beruntung memiliki mereka.”
Guys, anak cacat ini baru berusia 12 tahun, namun namanya telah menjadi kesaksian bagi banyak orang yang berada di komplek perumahan dimana ia tinggal. Perkataannya sangat sederhana dan ia sama sekali tidak pernah tahu masalah apa yang sedang dihadapi oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, perkataannya sangat memberkati, membuka mata dan pikiran banyak orang dan memotivasi mereka yang sudah putus asa.
Guys, untuk menjadi berkat melalui perkataan, kita tidak usah mengetahui masalah orang lain terlebih dahulu baru memberikan kata-kata nasihat atau yang memotivasi. Senyuman kita, sapaan kita dan pujian tulus kita bisa mengubah orang-orang yang ada di sekitar kita. Perkataan sederhana yang bermutu dan sikap yang menjadi contoh mampu mengubah semua kesedihan dan keputusasaan menjadi sukacita dan pengharapan.
“… Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu ….” (1 Timotius 4:12).
Doa: Bapa, pakai aku melalui perkataan dan perbuatanku agar aku bisa menjadi berkat buat sesamaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar